Entahlah ketika berlalunya siang, ketika usainya
fatamorgana bertemankan teriknya menjamahku
Kusambut petang dengan sejuta tanya dan harapan
Terlintas hati mengingat dosa, terpikirkan jiwa akan
pengampunan
Seketika hadirnya malam nan sepi, hembus angin
begitu nampak sehela tarikan nafas
Rasanya aku bersyukur karena demikian aku semakin
membaca
Ya, membaca kehidupan ….
Tuhanku
yang Maha Sempurna
Dia
menghadirkan segalanya
Siangku
dan Malamku
Tanyaku
dan harapanku
Sulit jika benar dalam langkahku tetap pada dosa
Benar, sungguh aku merasa lemah dan tak berdaya
Tanpa-Nya ----
Seiring
langkah pula aku berdoa
Seraya
merayu manis padaNya
Oh Allah,
syukurku atas nikmat ini
Maafkan
daku, maafkanlah
Jika
perlakuan, membuatku ada cela, karena ku manusia, manusia biasa
Oh Allah,
kusadari kubaca kupandangi seisinya
Jelaslah
sudah pertanyaanku jelaslah sudah jawabnya
Harapan indah yang ingin kuukir dalam semesta
Agar membentang luas sejagat raya
Menjadi baik dengan kebaikan
Bersyukur, ya jangan lupa bersyukur
Ikhlasnya hati ku eratkan dalam dekapan
Agar ku tak lelah menghadapi setiap cobaan
Lelahku jadi balasan indah
Penatku ini pengorbanan yang setia
Perjuangan setiaku agar tak sia-sia
Oh Allah, meski dayaku tak mampu
Tanda-tanda nikmatMu begitu nyata dalam semesta ku
berpijak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar