Katamu kau kan tetap ada
Katamu kau takkan pernah mendua
Dan katamu kau setia untuk dinda
Tapi
nyatanya, telah nampak begitu kau sirna
Tiada
kau lagi dalam pandang mata
Sungguh ironis pedih dalam jiwa
Tak kusangka “Katamu” hanyalah gurauan semata
Kau tak pernah dapat dipercaya
Kau merasa selalu benar dengan adanya
Tapi, kataku kau teramat jauh dari sangkaan dinda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar