PEMIMPIN
MASA DEPAN
AMIRATUN
NAHR
28 April 1996 itulah hari dimana aku mulai berkisah bukan hanya tentangku tapi tentang sosoknya yang dikenal dunia. Iya harini adalah moment yang tak terlupakan oleh jutaan orang didunia saat itu,
karena disaat itu tepat dimana berpulangnya sang ibu Negara RI, seorang istri
dari Presiden ke2 Indonesia, yakni Ibu Tien Soeharto. Dunia berduka saat
kepergian beliau, dan sungguh kesedihan dan duka mendalam terlihat jelas dari
semua lapisan umat didunia, terlebih keluarga tercinta.
Dikala duka yang mendalam menyelimuti dunia kala
itu, dan kebahagiaan justru datang dari keluarga saya karena tepat ditanggal
tersebut saya dilahirkan. Layaknya antara suka dan duka keluarga saya menyambut
hadirnya diri ini didunia.
Keluarga dan akupun tak pernah menyadari akan hal
yang terjadi pada diri saya, ya saya dilahirkan tepat dimana sang Ibu Negara
yang luar biasa berpulang keharibaan Sang Ilahi. Dan orang tua saya bersyukur
setelah lahirnya saya dengan selamat dan tentunya dengan penuh moment yang tak
terduga, dikala itu orang tua dan keluarga saya pun berharap bahwa suatu hari
saya menjadi sosok pemimpin masa depan layaknya Ibu Tien.
Karena disetiap kejadian dunia, ada yang lahir dan
ada yang kembali padaNya, dan keluargaku menyakini aku sebagai sosok yang
terlahir didunia ini ketika sang Ibu Negara kembali padaNya dan akulah seorang
pemimpin masa depan berikutnya yang meneruskan perjuangan beliau. Doa mereka
bagiku yang menggetarkan jiwa ragaku setiap kuingat ucapkan itu. Betapa
bahagianya saya sampai saat ini.
Sebagai cucu dari K.H Darman Fauzi Zahri, saya
sangat bangga dilahirkan saat itu, walaupun saya sebenarnya tidak tahu menahu
tentang ibu Negara tersebut apalagi bisa melihat beliau. Tetapi setelah dewasa,
saya sangat bersyukur sekali karena ada cerita dibalik kelahiran saya yang
berkaitan dengan berpulangnya sang ibu Negara RI. Begitu bangga, bersyukur dan
tentunya saya tidak menyangka saya dilahirkan pada saat yang terkenang
diseluruh dunia saat itu.
Beliau adalah sosok yang memiliki perangai
lemah-lembut, ramah nan anggun, dikagumi khalayak dan saya pun kagum dengan
beliau. Sejujurnya saya sangat ingin bisa suatu hari nanti menjadi layaknya beliau,
sosok yang luarbiasa selain sebagai ibu Negara melainkan memiliki pribadi yang
menjadi teladan bagi setiap insan, terlebih wanita didunia ini.
Meskipun saya belum pernah bertemu beliau, tapi
mendengar cerita dari ibu saya, saya begitu kagum dan semoga saya bisa berziarah ke makam beliau juga berjumpa dengan keluarga besar beliau, tidak hanya itu dengan harapan pula saya ingin
suatu hari nanti saya bisa menjadi pemimpin masa depan seperti beliau,
meskipun beliau tidak akan pernah tergantikan dengan jasanya, tapi saya ingin
bisa menjadi teladan suatu hari nanti layaknya beliau yang saya kagumi. Semoga Allah memberikan kelapangan dan menempatkan beliau disisiNya yang terbaik. Aamiin ya
Robb.
Marilah kita bersama titipkan doa untuk beliau. Alfatihah ..
MASYAALLAH
udah mirip blum, ;)
Beliau luar biasa dan akan selalu terkenang
sepanjang hidup
Banjarmasin,
Kediaman Amiratun Nahr
Sebuah Cerita
Hidup yang Sebenarnya












