Kamis, 05 November 2015

SEPUCUK SURAT UNTUKMU, KASIH - AMIRATUN NAHR


Dalam keheningan ku merindu
Dalam rintikan ku berdoa
Dalam alunan nada ku bersyair
Dalam kegelapan ku mencari
            Tapi dimana kau?
            Setiap bait puisi ku ibaratkan kau
            Setiap makna doa teriring kau
            Setiap sentuhan jari jemariku bertuliskan tentang kau
Kau bagai angin menghembuskan hati
Kau bagai hujan, yang membasahi
Kau bagai awan yang menaungi
Tapi kau bagai bintang jatuh, yang cepat pergi dan menjatuhkan ingatanku akanmu
Kutulis isi hati dalam setiap lembaranku
Kuucap tentangmu dalam setiap setiap doaku
Kulukiskan kau dalam hari-hariku,
Bagai sepucuk surat yang tak bersambut



Tidak ada komentar:

Posting Komentar