Mungkin ucapan dapat bersembunyi
Tapi tak selama itu
Kau pikir kenyataan takkan mampu memberi
kebenaran adanya
Benar! Tuhan takkan membuat insannya
bersedih hati karena kedustaan lelaki
Wanita ini yang begitu setia menapaki
kisahnya
Setiba wanita lain datang menjemput dan
menghilangkan kehidupannya
Pilu bukan kepalang!
Apa yang dapat diterangkan hanya kau
pria yang bertutup wajah
Tak mendengarkah rintihan itu?
Pura-pura tak tahu, diam membisu
Pilu yang semakin membelenggu
Oh Tidak ....
Tuhan, sadarkanlah dia yang terlalu jauh
dengan kisah ini
Maafkanlah untuk berulangnya kini yang
dia lakukan
Oh wanitanya, tak pantaslah kau
menudingkan ucapan keras akan perihal ini
Nyatanya kau yang mengambil semuanya
Wanita yang terdahulu yang setia
menapaki kehidupannya
Hanya dalam rintihan doa yang bertahta
Seraya berharap keajaiban kan
menerjemahkan kenyataan yang ada
Tanpa harus kembali disalahkan dalam
rumitnya kisah cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar