NEGERIKU SETENGAH PALSU
KARYA : AMIRATUN NAHR
Suara bergelora, bersorak ramai tanpa henti dijalan
kota
Kerumunan massa berhuru-hura tiada henti berkeliaran
Aksi-aksi yang tak karuan berjalan
Para petinggi bak diam seribu bahasa
Hanya duduk manis diatas pencakar langit
Apa yang terjadi pada negeriku?
Demo
sudah menjadi hal yang lazim dinegeri ini, ironis!
Seketika
mengingat ikrar untuk negeri tercinta ini runtuh, ya semuanya PALSU!
Uang, PALSU!
Lagi, ingatkah saat ini bahan pangan kita pun begitu
merta, PALSU!
Kemudian, tanpa harus bersusah payah sekolah, tanpa
harus ada beban dan pikiran
Lalu ijazah yang tak jelas, PALSU... berkecimung
dimana-mana
Suara diam penguasa yang tau seakan tercekik dan
bungkam, PALSU!
Ikatan suci perkawinan pun bak hilang makna hanya
untuk kekayaan semata, PALSU!
Ah status PALSU~
Mengapa gerangan negeriku?
Ternodai
dengan ikatan palsu
Tertawaan
negeri tetangga akan kita
Lantas,
tak ciutkah kita ketika mendengar itu?
Sudahlah
kita tak usah malu, ah PALSU!
Tanyakan saja mana janji untuk negeri ini, PALSU!
Sungguh negeri bak dalam batu, semua tahu seakan tak
tahu
PALSU !!!...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar