Aku terayun-ayun dalam hembusannya
Terbawa daku kian tersiksa
Lelah terasa penat pun jua
Tak
kukira dalam cerita yang kuhadapi
Menatap
pilu kisah bumi yang ku pijak ini
Teriakan
Jeritan
penghuni nya
Bak
tertutup tebing besar sulit didaki
Rumahku nan elok jutaan umat
Berseragam aneka penghuni dalamnya
Tanpa hantaman, itu yang kuingini dalam rumahku
Tapi, kau lihat. Lihatlah!
Kalian lihat sendiri ……..
Rumahku goyah, bumi tempat ku berpijak terasa sesak dan
begitu tercerai berai
Kekuatan penghuni nya lah yang disatukan untuk tetap kuasa
menahan
Namun, daya hanya pada pemilik tertinggi
Dengarlah
kami ……..
Penghuni
bumi ini, kami satukan jiwa untuk menjaga pondasi kuat “Rumah kami”
Biarlah
terjangan badai penghuni lain menerpa
Tapi
kami kan kuat, kami janjikan kami berdiri kokoh tuk satu keyakinan
Bahwa
kami ada, kami ada untuk amannya rumah kami
Kami
ada untuk kebenaran nyata, dan kami ada untuk menghapuskan duka
LIHATLAH KAMI !!!!
Kami bukan siapa-siapa, hanyalah penghuni bumi biasa
Kami hanyalah hamba, kami juga kan kembali padaNya
Tapi dalam jeritan ini, kami adalah penjaga semesta untuk
rumah kami
Penguasa bahkan kebatilan yang kan goyahkan kami
Kami kan terjang, karena kami penjaga semesta untuk rumah
kami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar