PEDIHKU SUDAH SAMPAI DIPELUPUK MATA, KASIH
KARYA : AMIRATUN NAHR
Doaku yang tak pernah henti
Tangisku yang sudah tak berujung
Hatiku yang begitu meredam amarah ini
Sikapku yang tak berhenti bersabar
Aku
ada dengan kisah ini
Kau
ada dalam setiap bait yang kutulis
Goresan
tinta ini simbol ungkapan hati
Setiap kisah ini ku rasa indah
Setiap kisah ini kurasa begitu mengagumkan
Tapi nyatanya setiap kisah ini begitu pedih mendalam
Dalam setiap hadirnya dalam pandangan begitu memukau
Gemetar hatiku saat melukiskan pesona dirinya
Astagfirullah ...
Terlarut aku akan keindahan dunia semata, sepintas
dari pandanganku ini
Makhluk ciptaanNya yang begitu ku cinta, ku kagumi
Namun, nyatanya dia tak lebih dan kurang dari apa
yang kulihat selama ini
Dia yang hadir seperti luka yang tak kunjung sembuh
Yang datang layaknya goresan yang menusuk ke hati
Yang tiba dalam pelupuk mataku, seakan pedih
terjerat
Aku menjerit, pedih yang kurasa karena ulahnya
Sampai memuncak pedihku, sampai memuncak, Kasih.....
(1Jan2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar