LENTERA HATI, PENENANG JIWA YANG SEPI
KARYA : AMIRATUN NAHR
Tuhan, dikala rasa penatku telah memuncak
Aku tersandar pada kesunyian
Aku gelisah dalam kepastian yang tak kunjung datang
Tuhan,
disaat rasa lelah membebaniku
Mereka
layaknya sandaran jiwa penenang kalbu
Ayah,
Ibu...
Sosok
sederhana bagi orang lain namun tidak bagiku
Mereka
sosok luar biasa yang mampu membangkitkanku
Dari
setiap rasa ketidakberdayaan
Kelembutan kasih dan kehangatan cintanya padaku,
begitu menentramkan hati
Lentera hatiku, penenang jiwaku, ialah mereka Ayah
dan Ibu
Yang takkan pernah terganti dalam pergolakan dunia
ini
Tuhan
mereka yang kusayang, merekalah hidupku,
Wakil Sang Pencipta
bagiku di dunia ini
Tuhan, jagalah mereka
dalam rasa suka maupun dukanya
Yang tak tersirat dari
pelupuk mata ini
Mereka lentera hidupku,
Jiwaku
Ragaku
Dan segalanya dihidupku
(12Feb2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar