Rabu, 18 Februari 2015

My Poetry~



LENTERA HATI, PENENANG JIWA YANG SEPI
KARYA : AMIRATUN NAHR

Tuhan, dikala rasa penatku telah memuncak
Aku tersandar pada kesunyian
Aku gelisah dalam kepastian yang tak kunjung datang
            Tuhan, disaat rasa lelah membebaniku
            Mereka layaknya sandaran jiwa penenang kalbu
            Ayah, Ibu...
            Sosok sederhana bagi orang lain namun tidak bagiku
            Mereka sosok luar biasa yang mampu membangkitkanku
            Dari setiap rasa ketidakberdayaan
Kelembutan kasih dan kehangatan cintanya padaku, begitu menentramkan hati
Lentera hatiku, penenang jiwaku, ialah mereka Ayah dan Ibu
Yang takkan pernah terganti dalam pergolakan dunia ini
            Tuhan mereka yang kusayang, merekalah hidupku,
Wakil Sang Pencipta bagiku di dunia ini
Tuhan, jagalah mereka dalam rasa suka maupun dukanya
Yang tak tersirat dari pelupuk mata ini
Mereka lentera hidupku,
Jiwaku
Ragaku
Dan segalanya dihidupku



(12Feb2015)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar