CINTAKU, BUKAN TAKDIRKU
AMIRATUN
NAHR
Bermula disiang hari tepat setelah pulang sekolah
hari itu aku sedang tidak sibuk dengan pekerjaanku. Dan tiba-tiba saja datang
temanku untuk menceritakan sesuatu yang terjadi pada dirinya.
Cici ya itulah namanya teman masa kecilku yang
sangat menyenangkan. Awalnya, aku terkejut mengapa kedatangannya begitu
mendadak, dan ku tanyakan padanya, apa gerangan yang hendak dia lakukan.
Ci, tumben datang kemari, kau rindu aku ya?
Sapa ku padanya”
Ah
Nay kau bercanda saja, ada yang perlu aku bicarakan padamu, begitu urgent dan
aku rasa kaulah yang mampu mendengarkan curahan hatiku harini, “jawabnya.
Baiklah
Ci, mungkin aku bisa membantu, ceritakanlah....”
Begini
Nay, aku kan udah punya gebetan nih ya sekarang, aku sayang banget sama dia.
Dia juga bilang gitu, kami udah lama banget berhubungan baik dan dekat seperti
ini namun kami belum ada kepastian dalam hubungan kami ini.
Loh maksudnya kamu hts-an gitu ya?
“tanyaku padanya.
Iya
Nay, aku masih hubungan tanpa status dengan dia. Aku sudah merasa kami saling
memiliki satu sama lain. Dan karena waktu yang lama akhirnya yang ditunggu
datang juga, yakni dia mencoba dan baru saja menyatakan perasaannya padaku.
Lantas, apa yang kau lakukan?
Bukankah dengan itu kau bisa cepat menerima cintanya dan kalian segera jadi
sepasang kekasih, bukan?
Bukan
begitu Nay, kau tau bukan aku memegang prinsipku seperti kau, yaitu aku belum
mau menjalin hubungan lebih dari teman dulu dengan siapapun terkecuali selepas
aku menamatkan studyku di SMA dulu Nay.
Jadi, bagaimana tanggapan dia Ci?
Apa dia hanya diam atau malah bertanya-tanya mengapa kau begitu terhadapnya?
Tentu
Nay, dia menanyakan itu namun aku berikan penjelasan yang sama seperti kepada
laki-laki lain yang selalu mencoba mendekatiku. Dan akhirnya, kami tetap dalam
keadaan begini saja Nay, hts.”
Oh begitu, sekarang apa kau merasa
nyaman dengan keadaan ini Ci? Hubungan kamu baik-baik saja kan sekarang
dengannya?
Ya
semulanya baik Nay, beberapa bulan masih komunikasi dan sering ketemu, namun
akhir-akhir ini kurang lebih seminggu tanpa kabar dan seketika ada kabar yang
mengejutkan mengenainya adalah dia sudah punya yang lain selain aku, dia
berpacaran dengan yang lain Nay, tepatnya dibelakangku. Dan betapa sungguh
histerisnya kau mendengar hal itu langsung dari sahabatnya yang begitu care
denganku, dia jahat, dia cowok php.
Masya Allah, sungguh Ci perihal itu?
Lelaki macam apa dia, selama ini baik dengan kau nyatanya setelah kau putuskan
untuk menjadi teman seperti biasa namun dia pergi tanpa kabar dan secepat itu
pula dia mendapatkan wanita lain. Aku tak habis pikir dengan cara pikir lelaki
itu Ci.
Iya
Nay, begitu terkejut aku mendengar dan yang malah mengejutkan lagi kudengar
dari sahabatnya itu dia memang suka melakukan itu tanpa berpikir panjang. Dia
mungkin ingin memiliki sosok yang dia inginkan, namun dari aku tidak dia
dapatkan. Namun, anehnya semudah itukah dia melupakan aku Nay? Melupakan semua
kenangan ini? (sambil menangis?
Iya aku paham Ci, kau pasti sangat
kecewa dengannya, aku pun tak menyangka ternyata kasus php dari kalangan lelaki
benar-benar sangat memprihatinkan remaja, terlebih wanita. Aku rasa dia mungkin
bukan takdir yang terbaik buat kau Ci, Tuhan mungkin sedang menguji dalam
cerita hidup kau.
Iya
Nay, aku sadari, aku yakini, dia lelaki yang tidak bertanggungjawab dan tak
patut denganku. Sebagaimana ku selalu berdoa pada Tuhan, jika dia yang terbaik
maka akan dipersatukan denganku.
Syukurlah, kau menyadari itu Ci. Kau
memang sahabatku yang kuat dan sabar. Aku selalu yakin jalan Tuhan dalam hidup
manusia beragam, namun pasti ketika kita keliru dengan pilihan awal kita, dan
itu jelas salah pasti akan ditunjukkan Allah yang terbaik bagi kita.
Iya
Nay,dia bukanlah takdirku, Tuhan selalu bersama orang yang sabar dan memaknai
hikmahNya. Makasih ya Nay, kau sahabat terbaik yang mau mendengarkan dan
pemberi solusi yang baik.
Sama-sama Ci, sebagai sahabat
sepatutnya aku mampu melakukan itu, selagi aku bisa. Tetap semangat Ci, karena
yang terbaik telah menunggu di depan gerbang impian.
Iya
Nay, siap laksanakan,hehe (dengan senyum bahagia)
Dan akhirnya, Nay dan Cici berpeluka seraya bercanda
menghilangkan kegalauan.
Dunia,
Banjarmasin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar